6.9 Percepatan Pusat Massa
Setelah mendefinisikan posisi pusat massa dan
kecepatan pusat massa, terakhir kita akan mendefinisikan percepatan pusat
massa. Dari persamaan (6.43) kita dapat menulis
Bagi ruas kanan dan kiri dengan
t sehingga diperoleh
atau
Tampak juga bahwa rumus untuk menghitung percepatan
pusat massa persis sama dengan rumus untuk menghitung posisi pusat massa maupun
kecepatan pusat massa. Selanjutnya, mengingat hukum Newton II F=m.a kita juga dapat menulis
Hubungan gerakan pusat massa dan hukum
kekekalan momentum linier
Telah
kita bahas bahwa jika tidak ada gaya luar yang bekerja pada system maka
momentum total sistem konstan meskipun terjadi tumbukan antar sistem.
Atau
Kita bagi ke dua ruas dengan
maka diperoleh
Selama
tumbukan tidak terjadi perubahan massa total. Jumlah partikel bisa saja berubah
(makin sedikit atau makin banyak) tetapi massa total partikel sama. Dengan
demikian
Dengan
kesamaan ini maka penyebut di ruas kanan dapat diganti dengan
sehingga
kita peroleh
Kalau kalian perhatikan, ruas kiri tidak lain daripada
kecepatan pusat massa sebelum tumbukan dan ruas kanan adalah kecepatan pusat
massa sesudah tumbukan. Jadi pada proses tumbukan yang tidak melibatkan gaya
luar, pusat massa bergerak dengan kecepatan konstan,
6.10 Gerak Roket
Roket
adalah pesawat yang bisa bergerak dalam ruang berisi udara (atmosfer) maupun
dalam ruang hampa *seperti hatiku. Ketika menuju bulan, sebagian besar ruang
yang dijelajahi roket adalah ruang hampa. Bagaimana cara mesin roket sehingga
bisa sehingga bisa mempercepet atau memperlambat
roket? Jawabannya adalah penggunaan hukum kekekalan momentum! Kuy kita analisis gerak roket secara singkat.
Roket
mendapatkan gaya dorong akibat pelepasan gas hasil pembakaran ke arah belakang.
Pelepasan gas menyebabkan munculnya momentum kea rah belakang (momentum gas
yang dilepaskan). Adanya momentum ke belakang, menyebabkan roket mendapatkan
momentum ke depan sehingga timbul gaya dorong ke depan pada mesin roket. Skuyy
kita anlisis gerak roket secara singkat.
Kita misalkan pada saat t:
Misalkan laju pelepasan gas buangan roket
terhadap roket adalah u. Laju udara yang dilepas terhadap koordinat yang
diam adalah v-u. Dengan demikian,
Berdasarkan hukum Newton II, gaya sama dengan
perubahan momentum. Jadi, gaya yang bekerja pada roket memenuhi
Tetapi
Akhirnya kita dapatkan,
Atau percepatan roket memenuhi
Roket di sekitar
permukaan bumi
Sekarang kita tinjau kasus khusus
saat roket masih berada di sekitar permukaan bumi. Pada lokasi ini gaya luar
yang dialami roket adalah gaya gravitasi bumi yang memenuhi F = -Mg sehingga
percepatan roket memenuhi
Roket berada jauh dari
bumi
Kasus khusus lainnya adalah ketika
roket sudah berada cukup jauh dari bumi. Pada lokasi ini gaya luar yang dialami
roket adalah gaya gravitasi bumi yang memenuhi bentuk umum
Dengan demikian, percepatan roket
memenuhi
Roket sangat jauh dari
bumi
Kasus khusus terakhir adalah ketika
roket sudah berada sangat jauh dari bumi. Pada lokasi ini gaya luar yang
dialami roket dapat dianggap nol sehingga percepatan roket memenuhi
6)
Sebuah benda meluncur
pada bidang miring yang memiliki kemiringan 30
. Ketinggian salah satu
ujung bidang miring terhadap ujung yang lain adalah 2,0 m. Massa benda adalah
2,5 kg dan koefisien gesekan kinetik antara benda dan bidang adalah 0,25.
Berapa usaha yang dilakukan oleh gaya gravitasi ketika benda bergerak dari
ujung atas ke ujung bawah bidang miring?
Diketahui
:
Ditanya
:
Berapa
usaha yang dilakukan oleh gaya gravitasi ketika benda bergerak dari ujung atas
ke ujung bawah benda miring???
Jawab.
Perpindahan
Mencari besar gaya normal (N) terlebih dahulu
...
this end
so,thanks for comment and like😁!!!
Ini penutupan ya guys, dahla dak usah panjang-panjang. Do'akan lancar UTS yups💓Fighting!!!
Playlist 💣
MAKE YOU MINE-PUBLIC
AWAS JATUH CINTA-ARMADA
TAK LAGI SAMA-RIZKI FEBIAN
IT'S YOU-ALI GATIE
SECUKUPNYA-HINDIA

























Mantap kk, penjelasannya jelassssssss
BalasHapusIya kak bener
HapusJangan lupa follow instagram saya ya kk
Hapus@fathurazhar__
Asiap kk, otw follow
Hapus